Kamis, 27 Maret 2014

Tips untuk Mahasiswa Baru menghadapi Dunia Kampus

Selamat datang buat kamu, mahasiswa baru.... Dunia baru telah menunggumu, kau lah agent of change, kaulah iron stock Indonesia. Masa depan negeri ini juga ada di tanganmu....ingat itu! Mahasiswa baru yang baru saja lulus dari SMA (Sekolah Menengah Atas) memang masih perlu adaptasi di lingkungan kampus. Makanya ada PKK (Pengenalan Kehidupan Kampus) Maba atau lebih populer disebut OSPEK (btw...kepanjangannya apa hayooo?....Orientasi Siswa Peduli Ekonomi Kampus...he2...disuruh bayar mahal banget!!!)
Oke, back to the topic. Disini, aku coba sharing pengalamanku kepada Mahasiswa Baru... Hm, ga terasa aku dah masuk semester 7, awal tahun ke-4 di kampus UB. Okelah, whatever....semoga tips berikut ini bermanfaat. Coz, aku ga tega kalau banyak mahasiswa baru ngerasakan kekecewaan yang pernah aku rasakan....^_^. Ya, pengalaman adalah guru terbaik khan!
Ada 8 tips spesial buat mahasiswa baru :
1. Mantapkan hatimu terlebih dahulu pada jurusan / program studi yang kamu pilih
Selamat kamu telah diterima di salah satu jurusan / program studi pilihanmu di salah satu universitas yang telah kamu pilih. Kamu sudah menyandang status mahasiswa, bukan lagi pelajar SMA. Nah, awali langkahmu di kampus ini dengan hati yang mantap, ga ragu-ragu ama jurusan / prodi and kuliah yang akan kamu tempuh bertahun-tahun nantinya (he2...moga ga lebih dari 4 tahun untuk yang S1).
Kalau belum mantap alias ketrima di pilihan kedua atau bahkan ketiga dalam SNMPTNmu, kamu harus koordinasi dengan hatimu agar bisa bersabar dan berusaha sebaik mungkin untuk minimal 1 tahun di jurusan / prodi ini, sambil nunggu ujian masuk kampus tahun depan.
Kalau juga belum mantap, coba cari lagi info sebanyak-banyaknya akan masa depan dari mahasiswa yang ambil jurusan / prodi ini. Contoh yang paling jelas, jadi mahasiswa pendidikan dokter ya tentunya kamu bisa jadi dokter, asal mengikuti prosedurnya. Trus, kamu mahasiswa teknik arsitektur, tentunya ada kemungkinan jadi arsitek. Atau mahasiswa Ilmu Komputer punya pilihan untuk jadi system analist dan bisa juga jadi programmer. Kemungkinan – kemungkinan itu banyak sekali, bisa kita buat sendiri sesuai cita-citamu. Selain itu, cek juga akreditasi dari jurusan / program studimu. Semoga bisa lebih memotivasimu....bukan malah buatmu kecewa *_*.
Kenapa ini jadi nomor satu? Coz percuma aja, kamu jalani semuanya kalau hati ga sreg, ga nyaman alias ga mantap gitu. Ini salah satu takdir Allah buatmu, jalani dengan tulus, ikhlas dan niatkan ini semua untuk ibadah tentunya. Sip, khan?
2. Jangan remehkan kesehatan rukhiyah, fikriyah dan jasmanimu
Nah, tips ini penting banget buat mahasiswa muslim. Yup, rukhiyah kita harus tetap terjaga, maksudnya di sini ibadah kita. Dengan title mahasiswa, kudunya harus lebih baik juga amalannya dibanding saat SMA dulu. Jangan meremehkan ini, coz semakin kita mendekatiNya, maka insyaAllah akan banyak pertolongan kepada kita pada saat –saat yang tidak kita sangka. Dengan waktu yang mungkin sangat ketat (Maba banyak tuntutan, ya kuliah, ya diklat fakultas, diklat jurusan, diklat UKM, diklat BEM, heee...itu kalau diikuti semua),kita kudu bisa atur ritme ibadah dengan baik.
Kesehatan fikriyah atau pikiran juga perlu dijaga, ya jangan sampai kuliah baru beberapa minggu, sudah ngerasa bosen, ga semangat, mengeluh saja karena materinya aneh bin sulit. Kesehatan fikriyah dengan membaca buku non kuliah, ya tentang agama, motivasi, atau pengetahuan umum yang lagi trend.
Kesehatan jasmani juga jangan disepelekan, terutama masalah makan. Bagi mahasiswa baru yang tidak lagi hidup bersama dan berkumpul dengan keluarganya, hal ini bisa jadi masalah sepele yang tidak mengenakkan. Kita kudu beli makan sendiri, atau kalau yang sempet masak ya masak makanan sendiri. Hm, beda banget saat di rumah, tinggal makan yang telah disediakan oleh sang Ibunda. Atur pola makan dengan baik, jangan sampai di waktu-waktu awal kuliah kamu ga fit, jadinya ga konsentrasi terus bisa jadi sakit. Selain pola makan, atur juga pola istirahatmu baik itu waktu tidur malam maupun istirahat ringan. Kita harus menyadari kita ini manusia bukan robot, so perlu istirahat. Nah, memang biasanya ‘maba’ akan sangat dikuras tenaganya saat OSPEK / PKK Maba. Eits, jangan senang dulu kalau masa-masa itu sudah selesai, biasanya ada lagi tugas – tugas unik buat maba dari senior, panitia, atau dosen. O iya, bisa juga tiap hari sabtu / minggu dijadikan hari olah raga, bisa jogging mengelilingi lapangan kampus, atau main badminton dengan teman se-kost.
3. Rencanakan Keberhasilanmu sejak dini (Tentukan Arah Langkahmu = Visimu)
Beranikan dirimu untuk segera merencanakan arah langkahmu atau Visimu di kampus ini. Rencanakan keberhasilanmu sejak semester pertama. Hm, sepertinya sudah dapat materi waktu ORDIK (Orientasi Pendidikan), penjelasan tentang aturan main pendidikan di kampus. Dari mulai sistem SKS, mata kuliah, penilaian, beban studi sampai menghitung IP dan IPK. Rencanakan keberhasilanmu selama kuliah, tulis aja semua. Tentukan Visi dan tujuanmu kuliah di jurusan / program studi ini sekarang ! Jangan terus menvonis diri salah jurusan / prodi, kamu ga akan merasa tenang dengan posisimu kuliah.
4. Tulis impianmu di awal semester ini dan atur strategimu
Tulis impianmu melalui kampus ini sejak dini dan jadikan itu menjadi target kesuksesanmu selama kuliah. Jangan jadikan semuanya itu hanya mimpi, tapi berusahalah untuk mewujudkannya dengan mengatur strategi jitu. Bagaimana itu ? Jangan menyendiri aja, tapi galilah informasi dari para senior yang telah menginspirasimu untuk sukses, baik itu mahasiswa berprestasi dalam akademik, non akademik atau juga yang telah sukses dalam kehidupannya (ada yang sudah kerja, yang sudah menikah, dst).
5. Kumpul dengan komunitas yang baik dan mendukungmu
Penting banget untuk berkumpul dengan komunitas yang baik, insyaAllah kita akan ketularan baik (Amiin...).Bagaikan penjual minyak wangi, kalau kita berteman dengannya kita akan kecipratan wanginya. Komunitas yang baik dan mendukung itu yang bagaimana? Hm, pastilah kamu tahu...pa masih bingung??? Di dunia kampus, kamu akan menemui berbagai macam komunitas, yang terdiri dari beragam orang yang memiliki karakter yang beda. Ada yang pola hidupnya agamis, sosialis, hedonis, nasionalis, sampai-sampai ada yang anarkis,hii....ada ga ya?Apapun itu, seorang mahasiswa baru bagai lembaran kertas putih yang harusnya diberi tinta emas untuk menuliskan kisah perjalanan dengan baik. So, pilih komunitas yang baik dan manfaatkan itu untuk menjaga motivasi dan niat baik kamu kuliah di kampus ini.
Sttt...kalau kamu ga menemukan komunitas yang menurutmu baik dan mendukung, sebagai agen of change tentunya kamu punya hak untuk mengubahnya atau dengan membuat komunitas baru yang baik.
6. Ikuti kuliah dengan baik dan coba kenali karakteristik dosen
Hm, kalau yang ini memang tergantung sifat mahasiswa ya! Hukumnya sunnah muakkad wes buat mahasiswa. Ikuti kuliah dengan baik, dengerin penjelasan dosen, ikuti aturan mainnya dengan cerdik. Utamanya adalah ikuti kuliah di pertemuan awal, biasanya disampaikan kontrak kuliah, peraturan hasil kesepakatan dosen – mahasiswa, dst. Umumnya mahasiswa baru yang bener-bener gress dari SMA lebih manut daripada yang lebih senoir, coz datangnya ga telat, masuk terus ga bolos, dst. Hm, walaupun biasanya ada jatah bolos 10 -20% pertemuan kuliah, tapi jangan ada niat di awal donk mau bolos 2 pertemuan. Itu bisa digunakan saat bener-bener dibutuhkan. Dengan mengenal karakteristik dan model dosen yang mengajar, kamu bisa menyesuaikan model dan strategi belajarmu.
7. Jangan jadi mahasiswa KuPu-KuPu
Kupu – kupu yang lucu, kemana engkau terbang, hilik mudik mencari....bunga-bunga yang kembang.....Hehe...masih ingat lagu kupu –kupu ini?
Eits, ini bukan berarti mahasiswa kupu-kupu adalah mahasiswi yang suka banget ama kupu – kupu sampai semua aksesorisnya serba kupu-kupu.Mahasiswa KuPu-KuPu yang ini adalah mahasiswa Kuliah Pulang – Kuliah Pulang....maksudnya dalam hidupnya sebagai mahasiswa kegiatannya cuma kuliah terus pulang ke kost/kontrakan/rumah aja. Solusinya, mumpung kamu masih Mahasiswa baru....pasti rasa ingin tahunya masih gede tur masih semangat, manfaatkan Open House UKM, event-event di kampus, kegiatan – kegiatan kemahasiswaan dengan baik. Ya, semoga ada minimal 1 kegiatan yang kamu suka, minati, inginkan dan dambakan sejak SMA. Kalau ada, yach langsung daftar aja....Stttt, ada dari kamu yang sama sekali ga tertarik dengan UKM, BEM, kegiatan-kegiatan kemahasiswaan ? Hm, tenang masih banyak pilihan di luar kampus, bisa ngelesi, bisa ikut kegiatan sosial, dst. Intinya....masa mahasiswa ini adalah masa kita bisa banyak belajar untuk persiapan kembali ke masyarakat dan membangun negeri ini.Ok?
8. Memanajemen waktu dengan baik
Memanajemen waktu dengan baik ini wajib buat maba. Coz beda dengan saat SMA, yang masuk sekolah jam 7 sampai jam 1 siang terus pulang. Jadwal kuliah biasanya ga tentu urutannya, bisa saja pagi kuliah 2 SKS, terus bolong sampe siang jam 1 baru masuk lagi. Hm,nah kalao ga diatur dengan baik, terus kamu kemana saat jam luang tadi ? Ngaji ke mushola, Maen ke perpus, ngenet di area Wifi, atau dolan ke mall deket kampus?
Selain atur waktu antara kuliah yang satu dengan kuliah yang lain, manajemen waktu juga kudu diterapkan saat – saat kuliah dan kegiatan di luar kuliah. Misalnya kamu ikut UKM, ada persiapan diklat minggu depan kumpul jam 3 sore, padahal kuliahmu baru mulai jam 3 juga, nah prioritaskan mana yang lebih penting ya. Atau saat di pertengahan kegiatan UKM / BEM, kamu ada kuliah, nah kudu pilih juga? Atau saat adzan Dhuhur dah berkumandang, terus 10 menit kemudian kuliah kamu akan masuk, kamu kudu pinter memilih yang mana yang didahulukan. Hm, jangan sampe waktu yang diberikan kepada kita ini tidak dapat kita manfaatkan dengan baik.
Lain lagi, manajemen waktu juga penting untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah, persiapan kuis, UTS dan juga UAS. Jangan sampai berantakan antara kuliah, kegiatan, keinginan pulang kampung, atau hanya karena ingin maen-maen ama temen – temen. Seimbangkan semua dengan tergantung prioritas yang kamu berikan. Hm....kamu dah dewasa lo, dah mahasiswa, dah tahu mana yang manfaat dan yang kurang manfaatnya...serta keputusan yang kamu ambil untuk mengisi waktu kudu tepat. Belajar kapan bagusnya, main kapan waktu tepatnya, waktu kegiatan berorganisasi kapan optimalnya, dst.
Semoga 8 hal ini bermanfaat....Good Luck buat kamu, Mahasiswa Baru.... Ini saatnya kau buat jejak – jejak di kampus dan di negeri ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar